Jumat, 20 April 2012

Eksplorasi

Eksplorasi adalah tahapan dimana seseorang mencari-cari secara leluasa berbagai kemungkinan dan kebolehjadian, biasanya didukung dengan penelitian awal untuk mencari informasi utama dan pendukung mengenai subjek penciptaan desain >> M. Dwi Maryanto

Rabu, 18 April 2012

Monumen Bung Karno

Monumen Bung Karno ketika berkunjung ke  ASRI yang sekarang dikenal dengan ISI Yogyakarta pada tanggal 1 Februari 1955.

karya ini diletakkan di dekat pintu gerbang masuk ISI Yogyakarta, jika kita masuk Kampus tersebut melalui pintu gerbang depan langsung dapat melihat karya tersebut. karya tersebut dibuat semasa ISI Yogyakarta dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Soeprapto Soedjono, MFA.,Ph.D. Karya tersebut dibuat oleh mahasiswa seni patung ISI Yogyakarta angkatan 2007, Ardiyanto. Pada waktu itu Ardiyanto mendapat perintah langsung dari Rektor untuk membuat monumen tersebut.

Monumen itu terbuat dari batu Andesit, sejenis batu yang sering dijumpai di kawasan dekat lereng Merapi dimana sebelumnya Ardiyanto tinggal. Batu yang utuh dengan ukuran skitar 3,5 meter itu kemudin dipotong sekitar 1 meter dan sisanya yang sekitar 2,5 meter itu dibelah menjadi 2 bagian. Satu bagian ditulisi dengan tulisan ketika Ir. Soekarno pernah singgah di ASRI. Tulisan tersebut asli dari Bung Karno lengkap dengan tanda tangan beliau, kemudian dipahatkan pada batu tersebut. Satu bagiannya lagi pada batu itu dibuat sebuah relief wajah Bung Karno.

Monumen Bung Karno tersebut berdiri diatas pustek setinggi 1 meter yang ditanam sedalam 1 meter. Jadi total tinggi monumen tersebut serkitar 3,5 meter. Monumen tersebut sebenarnya belum sampai pada tahapan finishing. Dalam waktu dekat ini karya tersebut akan diselesaikan.

Seni itu?

Berkarya seni bisa dimulai dengan apa yang ada pada dan di sekitar kita. Dari sesuatu yang sangat sederhana, yang lokal, yang etnik, atau dari perkara kecil yang boleh jadi sangat subjektif, untuk dijadikan sesuatu yang luar biasa. Sebab dalam yang lokal terkandung potensi-potensi non-lokal. Dalam perkara kecil selalu terdapat potensi-potensi besar yang bersifat universal.

Jumat, 13 April 2012

Estetika dikenal memiliki dua pendekatan:

1. Langsung meneliti dalam objek-objek atau benda-benda atau alam indah serta karya seni,
2.  Menyoroti situasi kontemplasi rasa indah yang sedang dialami si subjek, yang kemudian melahirkan pengalaman estetika

Kamis, 12 April 2012

Karya Baru


 
Konsumtif, 2012
Sampah Minuman, 70x70x60cm
Wanita Masa Depan, 2012
Sampah Elektro, 70x40x100cm
Ibu, 2012
Paraffin, 50x50x200cm

Terjerat Aturan #2, 2012
Kayu Nangka, 30x20x170cm
Bukan Kanan Bukan Kiri, 2012
Kayu Gamal, 50x50x200cm
Potret Diri

Poster
Hamil, 2012
Stailess still, 20x20x70cm
Menunggu Rejeki, 2012
Kayu Reng, 120x80x75cm
Balet, 2012
Kayu Ranting, 50x50x100cm
Ibu, 2012
Paraffin, 50x50x200cm
Terjerat Aturan #1, 2012
Kayu Jati, 25x25x150cm
Potret Diri, 2012
Gypsum, 50x50x70cm
Tanduk Freud, 2012
Kayu nangka, 50x50x70cm